Tadabbur QS. Ibrahim Ayat 6

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاِذْ قَالَ مُوْسٰى لِقَوْمِهِ اذْكُرُوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ اَنْجٰىكُمْ مِّنْ اٰلِ فِرْعَوْنَ يَسُوْمُوْنَكُمْ سُوْۤءَ الْعَذَابِ وَيُذَبِّحُوْنَ اَبْنَاۤءَكُمْ وَيَسْتَحْيُوْنَ نِسَاۤءَكُمْ ۗوَفِيْ ذٰلِكُمْ بَلَاۤءٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ عَظِيْمٌ

(Ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari pengikut-pengikut Fir‘aun. Mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, menyembelih anak-anakmu yang laki-laki, dan membiarkan hidup (anak-anak) perempuanmu (untuk disiksa dan dilecehkan). Pada yang demikian itu terdapat suatu cobaan yang besar dari Tuhanmu. (Ibrāhīm [14]:6)

Tadabbur

Nikmat dan Ujian Sama-Sama Merupakan Cara Allah Mendidik Hati

Boleh jadi Allah menguji dengan kesusahan untuk menyucikan kita, dan memberi kenikmatan untuk menguji kita. Maka jangan jadikan beratnya musibah sebagai bukti kemurkaan-Nya, dan jangan jadikan banyaknya nikmat sebagai bukti keridaan-Nya.

وَفِيْ ذٰلِكُمْ بَلَاۤءٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ عَظِيْمٌ

Pada yang demikian itu terdapat suatu cobaan yang besar dari Tuhanmu. (Ibrāhīm [14]:6)

Bala’: bisa berupa nikmat besar, dan bisa pula berupa ujian berupa penderitaan. Keduanya sama-sama menjadi medan ujian.

وَبَلَوْنٰهُمْ بِالْحَسَنٰتِ وَالسَّيِّاٰتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

Kami menguji mereka dengan berbagai kebaikan dan keburukan agar mereka kembali (pada kebenaran). (Al-A‘rāf [7]:168)

Leave a Comment